TORAJA–Pemerintah Kabupaten Tana Toraja memperluas akses pendidikan bagi anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) melalui kerja sama dengan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Makale.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kepala Dinas Pendidikan Tana Toraja dengan Kepala Rutan Kelas IIB Makale, Kamis (25/6/2026).
Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam membuka kegiatan pembelajaran bagi anak tidak sekolah (ATS) yang sedang menjalani proses hukum maupun pembinaan di Rutan Makale.
Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar yang harus diterima oleh setiap warga negara tanpa terkecuali, termasuk anak-anak yang tengah berhadapan dengan hukum.
“Pendidikan adalah hak setiap warga negara Indonesia yang dijamin oleh undang-undang. Karena itu, anak-anak yang sedang menjalani proses hukum juga harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan membangun masa depannya,” kata Zadrak.
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan tidak ada anak yang kehilangan akses pendidikan akibat kondisi yang sedang mereka hadapi.
Ia berharap kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di lingkungan rutan dapat menjadi sarana pembinaan yang efektif sekaligus membuka peluang bagi para peserta untuk kembali melanjutkan pendidikan formal maupun mengembangkan keterampilan di masa mendatang.
Sementara itu, pihak Rutan Kelas IIB Makale menyambut baik kerja sama tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan program pendidikan bagi warga binaan, khususnya anak yang berhadapan dengan hukum.
Program ini juga menjadi tindak lanjut dari Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan tentang Rencana Aksi Percepatan Penanganan Anak Tidak Sekolah (RAPPATS), yang mendorong pemerintah daerah memperluas jangkauan layanan pendidikan bagi kelompok rentan.
Melalui kolaborasi ini, Pemkab Tana Toraja berharap angka anak tidak sekolah dapat terus ditekan, sekaligus memastikan setiap anak memperoleh hak pendidikan sebagai bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik.
