TORAJA–Pelatihan Peracikan Kopi (barista) yang digelar di Tana Toraja mendapat sambutan antusias dari para peserta, khususnya dari kalangan penyandang disabilitas dan kelompok rentan.

Kegiatan yang berlangsung sejak 22 Juni hingga 3 Juli 2026 ini dinilai membuka peluang baru untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi.

Pelatihan yang diikuti 16 peserta tersebut merupakan kolaborasi antara Kementerian Sosial, Kementerian Ketenagakerjaan, dan Dinas Sosial Tana Toraja. Program ini resmi dibuka oleh Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg.

Di tengah pelatihan, sejumlah peserta mengaku mendapatkan pengalaman baru yang selama ini belum pernah mereka peroleh, terutama dalam bidang pengolahan dan penyajian kopi yang kini menjadi salah satu sektor usaha yang berkembang di daerah.

Salah satu peserta, Rina, penyandang disabilitas daksa, mengungkapkan rasa syukurnya bisa terlibat dalam kegiatan tersebut.

Ia menilai pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga meningkatkan rasa percaya dirinya.

“Selama ini saya merasa sulit untuk mendapatkan pelatihan kerja yang sesuai. Tapi di sini saya belajar banyak hal baru, mulai dari cara meracik kopi sampai melayani pelanggan. Ini sangat berarti bagi saya karena membuka harapan untuk bisa mandiri,” ujarnya.

Peserta lainnya, Andi, yang termasuk dalam kelompok rentan, juga menyampaikan hal serupa. Ia menilai pelatihan barista ini menjadi peluang nyata untuk membuka usaha kecil di masa depan.

“Saya berharap setelah pelatihan ini saya bisa membuka usaha sendiri atau bekerja di kedai kopi. Ilmu yang didapat sangat bermanfaat, dan ini bisa jadi jalan untuk memperbaiki ekonomi keluarga,” kata Andi.

Para peserta berharap kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan dengan cakupan yang lebih luas, sehingga semakin banyak masyarakat dari kelompok rentan yang memperoleh akses pelatihan keterampilan kerja.

Pemerintah Kabupaten Tana Toraja sendiri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan berbasis keterampilan dan potensi lokal, termasuk sektor kopi yang terus berkembang di wilayah tersebut.

Tags: ,