INFOTORAJA.COM, MASANDA – Bencana tanah longsor yang terjadi di jalan poros Bittuang – Masanda, Tana Toraja, lumpuh, memakan korban.

Korban akibat longsor ini yakni Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sombolangi, yang tak bisa menuju kampung halamannya akibat material longsor menutupi seluruh badan jalan nasional ini.

“Ada 5 titik longsor, namun longsor yang parah ada di titik kedua yang menutupi jalan, terpaksa harus tunda menuju kampung” ujar Welem Sambolangi, kepada InfoToraja.Com, Senin (27/11/2017) sore.

Mantan Ketua DPD II Partai Golkar Tana Toraja ini pun juga langsung meninjau langsung lokasi longsor yang terjadi di lima titik di Kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi,

Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi, meninjau lokasi tanah longsor di Jl. Poros Bittuang – Masanda, Tana Toraja, Senin (27/11/2017) sore.

Dari pantauan InfoToraja.Com, di lokasi bencana, saat ini sudah dua unit excavator yang dikerahkan untuk membersihkan material yang menutupi badan jalan.

“Saat meninjau lokasi, kendala pembersihan material saat ini  belum ada, hanya saja hujan sempat menguyur titik longsor, sehingga alat berat yang bekerja harus ekstra hati – hati memghindari longsor susulan,” ungkap Alumni UKI Paulus Makassar ini.

Pihak BPBD Tana Toraja, dibantu aparat Kepolisian dan TNI, serta masyarakat, juga ikut membantu membersihkan material longsor ini dengan cara manual.

“Penyebab utama dari longsor ini adalah tingginya curah hujan dan konstruksi tanah yang kurang baik,” kata Personel Kodim 1414 Tana Toraja, Peltu Muhammad Arsyad, yang bertugas di lokasi terjadinya tanah longsor ini.

 

Penulis :  Admadi Balloara Dase
Editor    : Yultin Rante

[mashshare]

Tags: , , , , , , , , ,