TORAJA–Pendidikan anak usia dini dinilai menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter generasi masa depan.
Karena itu, guru taman kanak-kanak dituntut tidak hanya mengajar membaca dan berhitung, tetapi juga membangun mental serta spiritual anak sejak dini.
Pesan itu disampaikan Bupati Zadrak Tombeg saat membuka kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) serta peringatan HUT ke-76 IGTKI-PGRI Tana Toraja di Pasar Seni Makale, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan yang diikuti guru TK se-Tana Toraja tersebut mengusung tema “Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak Berkualitas Sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun.”
Dalam sambutannya, Zadrak menyoroti tantangan dunia pendidikan anak di era digital yang semakin kompleks.
Menurutnya, anak-anak saat ini membutuhkan penguatan karakter agar tidak hanya tumbuh cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki mental dan spiritual yang baik.
“Cerdas dan pintar itu penting, tetapi yang lebih utama bagaimana membentuk mental, karakter dan spiritual anak-anak kita sejak dini,” ujarnya.
Ia juga meminta para guru TK lebih kreatif dalam proses belajar mengajar di kelas. Materi pembelajaran, kata dia, harus disampaikan secara variatif agar anak-anak tidak cepat bosan.
Selain menjadi ajang perlombaan dan silaturahmi, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang berbagi pengalaman antarguru untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Tana Toraja.
“Saya berharap pertemuan seperti ini menjadi wadah saling berbagi pengetahuan dan pengalaman sesama guru agar mutu pendidikan TK semakin baik,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tana Toraja, Andarias Lebang, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, Yohanis Some, pengurus HIMPAUDI Tana Toraja, serta ratusan guru TK dari berbagai kecamatan.
