TORAJA–Pemerintah Kabupaten Tana Toraja menegaskan bahwa kunjungan kerja Ketua Umum Tim Penggerak (TP) PKK Pusat, Tri Suswati Tito Karnavian beberapa waktu lalu merupakan agenda pemerintahan yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, sekaligus promosi potensi unggulan daerah di tingkat nasional.

Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, mengatakan seluruh agenda Ketua Umum TP-PKK Pusat dirancang untuk mendukung program-program strategis pemerintah yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami berharap masyarakat dapat melihat substansi kunjungan ini secara utuh. Selama dua hari di Tana Toraja, Ibu Ketua Umum TP-PKK Pusat menjalankan berbagai agenda yang menyentuh pelayanan kesehatan, pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi kreatif, hingga pembinaan generasi muda,” ujar Zadrak.

Selama berada di Tana Toraja 6-7 Juli 2026, Tri Suswati Tito Karnavian melaksanakan sejumlah kegiatan, di antaranya penguatan layanan Posyandu, edukasi pencegahan penyakit menular seperti tuberkulosis (TBC) dan HIV/AIDS, pemberdayaan generasi muda, serta pengembangan tenun Toraja sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif daerah.

Rangkaian kunjungan juga diisi dengan bimbingan teknis bagi para pengrajin tenun mengenai pemanfaatan pewarna alami.

Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas produk sekaligus memperkuat daya saing wastra Toraja di pasar yang semakin mengutamakan produk berbasis budaya dan prinsip keberlanjutan.

Selain meningkatkan kualitas produksi, para pengrajin juga dibekali pemahaman mengenai nilai ekonomi dari setiap karya yang dihasilkan sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat.

“Tenun Toraja memiliki nilai budaya yang sangat tinggi. Melalui pembinaan seperti ini, kita ingin para pengrajin tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga mampu meningkatkan nilai jual dan memperluas akses pasar. Ini adalah bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal,” kata Zadrak.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Tana Toraja juga memanfaatkan momentum kunjungan Ketua Umum TP-PKK Pusat untuk memperkuat promosi sektor pariwisata.

Pemilihan Objek Wisata Religi Buntu Burake sebagai salah satu lokasi kunjungan merupakan bagian dari strategi memperkenalkan ikon wisata Tana Toraja kepada tamu nasional.

Kehadiran rombongan di kawasan Buntu Burake menjadi kesempatan menampilkan kekayaan religi, budaya, keramahan masyarakat, serta potensi ekonomi kreatif yang dimiliki Tana Toraja.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan yang mewarnai penyambutan di lokasi tersebut mencerminkan karakter masyarakat Toraja dalam menerima tamu, sekaligus menjadi bagian dari citra pariwisata daerah yang ingin diperkenalkan secara lebih luas.

“Buntu Burake bukan sekadar lokasi penyambutan. Kami ingin memperkenalkan salah satu ikon pariwisata Tana Toraja kepada pemerintah pusat, sehingga keindahan alam, kekayaan budaya, nilai religi, dan keramahan masyarakat Toraja semakin dikenal di tingkat nasional. Promosi seperti ini diharapkan memberi dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah,” tuturnya.

Ia menegaskan, agenda di Buntu Burake merupakan bagian dari penyambutan resmi sekaligus promosi potensi daerah, sementara substansi utama kunjungan tetap berfokus pada pelaksanaan program-program pemerintahan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Seluruh rangkaian kegiatan selama dua hari saling melengkapi. Ada program pelayanan masyarakat, pemberdayaan ekonomi, penguatan kesehatan, hingga promosi potensi daerah. Inilah yang menjadi esensi kunjungan Ketua Umum TP-PKK Pusat di Tana Toraja,” pungkas Zadrak.

Tags: