TORAJA–Tim Penggerak PKK Kabupaten Tana Toraja mengungkap sejumlah langkah stategis yang dilakukan guna membantu pemerintah dalam pengendalikan inflasi daerah.

Ketua TP PKK Tana Toraja Erni Yetti Riman menjelaskan, langkah yang dilakukan diantaranya, menganjurkan kepada setiap dasawiswa untuk mengoptimalkan 10 program pokok PKK, dimana salah satunya pemanfaatan lahan pekarangan sekitar.

Hal ini kata dia, sudah dijalankan beberapa kelompok dasawista, salah satunya di Kelurahan Lamunan, Kecamatan Makale, dimana hasilnya ditampung langsung oleh PKK.

“Hasilnya itu kita tampung seperti sayur mayur, cabai, tomat bahkan telur ayam kemudian kita suplai ke rumah sakit yang membutuhkan,” papar Erni, Selasa (27/5/2025).

Menurutnya, saat ini hasil produksi dasawisma baru diserap RS Sinar Kasih Toraja untuk kebutuhan pasien, sebab hasil produksi masih terbatas untuk skala besar.

Meski begitu upaya ini perlahan memberi dampak terhadap perputaran ekonomi, dan mengurangi suplay sayur mayur dari luar daerah.

“Daripada kita beli di tempat lain, jadi kita kasih motivasi dasawisma untuk lebih giat lagi bagaimana memanfaatkan lahan perkarangan dan hasilnya itu kita bisa pergunakan,” terang Erni.

Kemudian lanjut Erni yaitu meningkatkan keterampilan ekonomi keluarga melalui pelatihan UMKM bagi ibu rumah tangga.

Pelatihan ini tentu melibatkan instansi terkait, seperti Dinas Ketenagakerjaan serta Disperindag Tana Toraja.

“Dan, sudah banyak ibu-ibu yang menghasilkan sendiri dari pelatihan-pelatihan UMKM yang dilaksanakan PKK,” bebernnya.

“Jadi kedepan kami juga akan buka beberapa tempat untuk pengembangan UMKM, lahan-lahan yang tidak dipergunakan selama ini kami akan buka untuk peningkatan UMKM, kuliner dan hasil kerajinan tangan,” jelasnya.

Selain itu, langkah lain yang dilakukan dari hulu yaitu edukasi gerakan menabung dan konsumsi yang bijak.

Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan bebera langkah lain seperti koperasi simpan pinjam, penguatan ketahanan pangan serta bekerjasama dengan beberapa OPD. Salah satunya melalui gerakan pedulih objek wisata.

“Karena yang paling utama di Tana Toraja adalah wisata, jadi kami dari PKK melihat bagaimana wisatawan-wisataan itu bisa tertarik datang, kami mulai dari hal-hal yang kecil seperti perhatikan bagaimana toiletnya dan kebersihamnya, begitu juga dengan penataanya,” terangnya.(*)

Tags: ,