Puncak gunung Sopai dengan panorama keindahan alam 1000 anak tangga di negeri di atas awan nya belakangan ini viral dan mendadak ramai pengunjung.

Sayangnya, keindahan karya semesta ini tidak diimbangi dengan perilaku beberapa pengunjung yang vandal dan membuang sampah di sembarang tempat.

Melihat realita ini, tiga pemuda yaitu Vikalis Lande, Maykel dan Wisnu berinisiatif membersihkan jalur pendakian, hasilnya mereka “panen” dua kantong sampah saat turun dari puncak gunung Sopai.

“Ini kemarin kali kedua kami naik ke sopai, cukup disayangkan banyaknya sampah, makanya kemarin pas rencana naik kami siapkan trashbag (plastik sampah)”, ucap Vikalis.

Ketiganya mendaki Gunung Sopai pada Selasa (6/4) dan saat pulang dari puncak gunung pada Rabu (7/4/2021) mereka mulai memunguti satu persatu sampah yang ditemui di sepanjang jalur.

“Tadi waktu pulang kami pungut sepanjang jalan, itu pun belum semuanya karena trashbag yang kami bawa cuman 2, ini baru di jalan sepanjang gerbang sampai awal tangga, belum di sepanjang tangga, sekitar lokasi camp, sampahnya sudah banyak sekali kak”, lanjut Vikalis bercerita pada InfoToraja.

Sampah yang dikumpulkan Vikalis dan kawannya beragam, mulai dari bekas botol air mineral, bungkus mie instan, botol minuman beralkohol, tissu basah dan masker.

Apa yang mereka lakukan patut dicontoh, setidaknya jika kita tidak bisa melakukan hal yang sama, minimal dimulai dengan membawa pulang sendiri sampah yang kita bawa, jangan tinggalkan di gunung.

***

Mungkin inilah realita bahwa banyak dari kita yang masih memiliki tingkat kesadaran rendah dalam menjaga kebersihan/kelestarian lingkungan.

Hal ini seolah menjadi paradoks, di satu sisi ingin menikmati keindahan, namun secara sengaja tidak sengaja perlahan menghancurkan keindahan itu sendiri.

Semoga bisa mengingatkan kita semua yang berencana berkunjung ke Gunung Sopai untuk menjaga kebersihan dan menghargai kearifan lokal setempat.

 

(JN) #infotoraja

[mashshare]

Tags: , , , , ,