TORAJA–Pemerintah Kabupaten Tana Toraja menunjukkan komitmennya memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja dengan mengikuti tahapan penilaian Jamsostek Award Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.
Wakil Bupati Tana Toraja, Erianto Laso’ Paundanan, menghadiri sesi wawancara Jamsostek Award yang digelar di The Rinra Hotel, Makassar, Rabu (22/7/2026). Ia didampingi Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Kabupaten Tana Toraja, Tupa Batara Randa.
Keikutsertaan Tana Toraja dalam tahapan tersebut merupakan tindak lanjut setelah daerah ini dinyatakan lolos sebagai salah satu kandidat pada kategori Pemerintah Daerah.
Sesi wawancara menjadi bagian penting dalam proses penilaian terhadap komitmen, kebijakan, serta inovasi pemerintah daerah dalam memperkuat penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Di hadapan tim penilai, Pemkab Tana Toraja memaparkan sejumlah langkah yang telah dilakukan untuk meningkatkan perlindungan bagi pekerja.
Upaya tersebut mencakup penguatan sinergi lintas sektor, perluasan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, serta peningkatan perlindungan bagi pekerja, baik di sektor formal maupun informal.
Wakil Bupati Erianto Laso’ Paundanan mengatakan, keikutsertaan Tana Toraja dalam Jamsostek Award tidak semata-mata berorientasi pada penghargaan, tetapi menjadi momentum untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada para pekerja.
“Keikutsertaan Tana Toraja dalam Jamsostek Award menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan bagi para pekerja,” ujar Erianto.
Menurutnya, jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan instrumen penting untuk memberikan rasa aman kepada pekerja sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, Pemkab Tana Toraja akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor guna memperluas kepesertaan dan memastikan semakin banyak pekerja memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Melalui Jamsostek Award 2026, Pemkab Tana Toraja berharap berbagai upaya yang telah dilakukan mendapat apresiasi sekaligus menjadi pemicu untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan dan perlindungan ketenagakerjaan di daerah.
