TORAJA–Upaya meningkatkan literasi keuangan digital di kalangan generasi muda terus dilakukan melalui program “BI Mengajar” yang digelar di Akademi Kesehatan Sinar Kasih Toraja, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan edukasi tersebut menghadirkan Bank Indonesia untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa terkait perkembangan sistem pembayaran digital dan pentingnya transaksi non tunai di tengah perkembangan teknologi saat ini.
Acara dibuka oleh Asisten Direktur Bank Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan, Tri Adi Riyanto, didampingi Dosen Akademi Kesehatan Sinar Kasih Toraja, Edwinn Sallipadang, serta Sekretaris BPKPD Kabupaten Tana Toraja, Naomi Lebang.
Dalam pemaparannya, peserta diperkenalkan dengan penggunaan QRIS sebagai metode pembayaran digital yang dinilai praktis, aman, dan efisien.
Mahasiswa juga dibekali edukasi mengenai keamanan transaksi digital agar lebih waspada terhadap berbagai potensi kejahatan siber.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif, terutama saat sesi praktik penggunaan QRIS.
Para mahasiswa diberi kesempatan melakukan simulasi transaksi digital secara langsung untuk memudahkan pemahaman terhadap materi yang disampaikan.
Selain edukasi dari Bank Indonesia, Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) Kabupaten Tana Toraja turut menyosialisasikan digitalisasi pembayaran daerah, termasuk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta retribusi daerah.
Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi digital pelayanan publik dan memperluas penggunaan sistem pembayaran elektronik di Kabupaten Tana Toraja.
