MAKASSAR – Setelah peristiwa tragis yang menimpa salah satu warga Kecamatan Simbuang beberapa hari lalu, Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Simbuang-Mappak (IPPEMSI) ditemani berbagai elemen masyarakat dan organisasi kemahasiswaan di kota Makassar melakukan aksi “seribu lilin” di depan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (11/05/2024).

Di tengah aksi seribu lilin, tampak spanduk yang dibentangkan oleh para pemuda yang bertuliskan “Luka di Ufuk Barat Tana Toraja, Adinda Tak Layak Lahir di Pinggir Jalan”.

Tak hanya itu, sekitar 20 poster dengan nada satir juga dibentangkan di depan nyala lilin tersebut. Diantaranya “menantikan kelahiran sang buah hati, namun naas berujung dengan mati
‘Ibu ingin melihat engkau mekar tetapi negara tak begitu peduli pada tunas baru akan mekar.

Daniel Grand Saputra selaku ketua umum IPPEMSI Makassar dan juga penanggung jawab dari aksi kemanusiaan tersebut mengatakan bahwa aksi seribu lilin ini adalah bentuk duka yang dialami oleh masyarakat Simbuang-Mappak.

“Selain berkabung, aksi seribu lilin juga sebagai bentuk pengecaman kepada pemerintah provinsi Sulsel dan pemerintah kabupaten Tana Toraja yang kami nilai mereka lah yang bertanggung jawab atas peristiwa tragis yang dialami oleh salah satu warga di kecamatan Simbuang beberapa hari lalu,” kata Daniel.

“Maka dari itu lewat aksi ini, kami menuntut pemerintah provinsi Sulsel dan pemerintah daerah kabupaten Tana Toraja untuk Segera menuntaskan infrastruktur jalan di Simbuang-Mappak, kita semua tidak mau jika ada korban berjatuhan lebih banyak lagi,” tambahnya.

Peristiwa tragis tersebut juga mendapat simpati dari berbagai pihak, terbukti banyak masyarakat dari luar Simbuang, bahkan luar Tana Toraja hadir dalam aksi tersebut. Diantaranya, masyarakat Pinrang, Mamasa, Luwu, organisasi kemahasiswaan, organisasi kepemudaan, dan tokoh agama.

“500 lebih orang hadir, mereka datang dengan tulus menaruh duka kepada Simbuang-Mappak,” tutur Daniel.

Lanjut Daniel menyatakan bahwa aksi tersebut dilakukan di dua lokasi, yakni di Makassar, tepatnya di Kantor Gubernur dan di Plaza Kolam Makale Tana Toraja, dengan waktu dan tuntutan yang sama.

“Dengan aksi seribu lilin ini, semoga pemerintah Sulawesi Selatan dan Pemerintah daerah kabupaten Tana Toraja bisa membuka hati dan menaruh keseriusan untuk membangun kecamatan Simbuang-Mappak, terkhusus persoalan jalan”, tutup Daniel.

Tags: , , , , , , ,