TORAJA–Sekretaris Daerah Tana Toraja, Rudhy Andi Lolo, mengikuti kegiatan diseminasi panduan partisipasi masyarakat dan kelompok rentan dalam Musrenbang RKPD dan Musrenbang tematik yang digelar Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid selama dua hari, 8-9 April 2026, tersebut dipusatkan di Four Points by Sheraton Makassar dan diikuti oleh perwakilan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia.
Diseminasi ini bertujuan memperkuat keterlibatan masyarakat, khususnya kelompok rentan, dalam proses perencanaan pembangunan daerah melalui forum Musrenbang, baik reguler maupun tematik.
Kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait panduan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan daerah.
Sekda Tana Toraja menilai keikutsertaan pemerintah daerah dalam forum tersebut penting untuk mendorong kualitas perencanaan yang lebih inklusif dan partisipatif.
“Melalui kegiatan ini, kita memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait pelibatan masyarakat dan kelompok rentan, sehingga ke depan Musrenbang yang dilaksanakan dapat lebih tepat sasaran dan berkeadilan,” ujar Rudhy.
Ia menambahkan, penguatan partisipasi publik menjadi salah satu kunci dalam memastikan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, terutama kelompok yang selama ini kurang terakomodasi.
Kegiatan ini turut dihadiri perangkat daerah yang membidangi perencanaan pembangunan, sektor sosial, serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dari berbagai daerah di Indonesia.
