TORAJA–Kawat berduri tampak melingkar di lapangan SMP PGRI Marinding, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja.
Setelah dicari tahu, kawat berduri tersebut ternyata dipasang oleh salah seorang angggota DPRD Tana Toraja bernama Dahlan Kembong Bangapadang.
Dikonfirmasi, legislator Partai Gelora tersebut mengaku kecewa kepada pihak sekolah lantaran tak diberitahu soal proyek ruang kelas baru (RKB) yang akan masuk di sekolah tersebut.
“Konon ada bantuan mau masuk 4 RKB, mereka tanpa konfirmasih ke kami sebagai pemilik lahan yang dipinjamkan kepada PGRI,” ketusnya via seluler, Rabu (21/5/2025).
Dahlan menjelaskan, lahan tempat berdiri SMP PGRI tersebut merupakan tanah Wakaf. Ia mengklaim dirinyalah yang ditunjuk oleh YPLP PGRI Sulsel bertanggung jawab pada lahan tersebut.
Dahlan juga sesumbar bahwa SMP PGRI Mengkendek bisa eksis seperti saat ini berkat jasanya.
“Karena itukan tanah wakaf, justru saya yang dulu ditunjuk oleh YPLP PGRI SULSEL sebagai pendiri memfasilitasi lahan wakaf tersebut untuk dipinjamkan ke PGRI,” ucapnya.
“Masak rumah saya di depan sekolah mereka sudah tidak lihat. Sekolah itu tidak eksis kalau bukan saya,” sambungnya.
Dahlan juga mengakui sengaja memasang kawat berduri di lapangan agar proyek RKB tidak dibangun di lokasi tersebut.
Lapangan kata dia, harus tetap ada karena menjadi tempat untuk kegiatan-kegiatan masyarakat setempat.
