TORAJA–Pemerintah Kabupaten Tana Toraja menggelar Posyandu Serentak di 19 kecamatan dalam rangka Hari Posyandu Nasional, Rabu (29/4/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada penguatan transformasi Posyandu sebagai pusat layanan masyarakat berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Pembukaan kegiatan dipusatkan di Posyandu PAUD Holistik Integratif (HI) Bintang Kecil, Tondon Mamullu, dan dibuka oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Tana Toraja, Dr. Erni Yetti Riman, yang juga menjabat Bunda PAUD dan Ketua TP PKK.
Erni Yetti Riman menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mengoptimalkan peran Posyandu sebagai layanan terpadu berbasis integrasi layanan primer. Menurutnya, Posyandu harus mampu menjangkau seluruh kelompok usia.
“Posyandu tidak hanya melayani ibu dan anak, tetapi juga remaja, usia produktif hingga lansia. Optimalisasi layanan, termasuk skrining penyakit tidak menular, menjadi kunci pencegahan dan deteksi dini,” ujar Erni.
Selain layanan kesehatan, kegiatan juga diisi dengan edukasi bagi anak usia dini terkait pola hidup sehat, seperti konsumsi gizi seimbang, kebiasaan mencuci tangan, dan pembentukan kemandirian.
Sebagai bentuk apresiasi kepada kader, dilakukan pemasangan rompi dan penyematan pin tanda kecakapan bagi kader berprestasi oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, disaksikan para pemangku kepentingan.
Secara keseluruhan, Posyandu Serentak dilaksanakan di 19 kecamatan yang mencakup 23 puskesmas.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
