TORAJA–Pemerintah Kabupaten Tana Toraja terus memantau perkembangan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas inflasi daerah selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.
Pemantauan kali ini dilakukan di Pasar Rantetayo, Rabu (4/3/2026). Tim turun langsung mengecek harga berbagai komoditas penting yang menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Sejumlah bahan pokok yang dipantau antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, daging ayam, telur, cabai, bawang, hingga gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram.
Selain melakukan pengecekan harga, tim juga berdialog dengan para pedagang untuk memastikan ketersediaan stok tetap mencukupi serta distribusi barang berjalan lancar.
Hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar harga bahan pangan masih relatif stabil, meski terdapat perbedaan harga antar pedagang.
Gula pasir dijual pada kisaran Rp19.000 hingga Rp20.000 per kilogram, minyak goreng Rp22.000 sampai Rp25.000 per liter, sementara telur ayam ras berada di kisaran Rp58.000 hingga Rp60.000 per rak.
Adapun harga cabai rawit berkisar Rp50.000 hingga Rp60.000 per kilogram. Bawang merah dijual sekitar Rp40.000 sampai Rp50.000 per kilogram.
Sementara LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram dipasarkan antara Rp27.000 hingga Rp30.000 per tabung.
Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan harga tetap terkendali dan pasokan bahan pokok aman, sehingga kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri dapat terpenuhi.
Pemkab Tana Toraja juga menjadwalkan kegiatan serupa di sejumlah pasar lain di wilayah tersebut sebagai langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan harga.
