TORAJA–Tana Toraja meneguhkan komitmennya pada upaya pencegahan korupsi melalui peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025, Kamis (27/11/2025).

Tahun ini, semangat antikorupsi tidak hanya disuarakan melalui seremonial, tetapi ditanamkan langsung kepada generasi muda lewat Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat SMP se-Kabupaten Tana Toraja.

Sejak pagi, Gedung Tammuan Mali’ Makale dipadati ratusan pelajar yang datang dengan seragam rapi, membawa kebanggaan sekolah masing-masing.

Suasana kompetitif bercampur riuh tepuk tangan dari pendukung sekolah, menciptakan atmosfer yang meriah namun sarat edukasi.

Kegiatan ini merupakan inisiatif Kejaksaan Negeri Tana Toraja, sebagai upaya mengenalkan nilai kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini.

Para peserta diuji pengetahuannya dalam tema-tema hukum dasar, hingga wawasan antikorupsi.

Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, hadir membuka kegiatan sekaligus menyemangati para pelajar.

Ia menegaskan bahwa pendidikan antikorupsi tidak boleh berhenti pada slogan belaka, tetapi harus tumbuh dari karakter anak-anak Toraja.

“Anak-anak kita adalah calon pemimpin masa depan. Jika nilai kejujuran ditanamkan sejak SMP, maka Tana Toraja kelak dipimpin oleh generasi yang bersih dan berintegritas,” ujar Bupati Zadrak di hadapan peserta.

Ia juga mengapresiasi Kejaksaan Negeri Tana Toraja yang mengemas edukasi hukum menjadi kegiatan kompetitif yang menarik bagi pelajar.

“Saya berharap lomba ini bukan sekadar ajang berebut juara, tetapi menjadi pengalaman berharga yang menumbuhkan keberanian untuk berkata benar dan menolak segala bentuk kecurangan,” tambahnya.

Gelaran LCC ini menjadi bukti bahwa semangat antikorupsi dapat tumbuh melalui pendekatan kreatif dan edukatif.

Dengan melibatkan pelajar, Tana Toraja menegaskan komitmen bahwa pencegahan korupsi harus dimulai sejak dini, dari ruang kelas, panggung lomba, hingga kehidupan sehari-hari.

Tags: , , , , ,