TORAJA–Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Tana Toraja mendorong digitalisasi pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penerapan Sistem Informasi Manajemen Pendapatan Daerah (SIMPADA).

Upaya tersebut dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi SIMPADA yang digelar selama dua hari, 27–28 Juli 2026, di Aula Kantor BPKPD Kabupaten Tana Toraja.

Kegiatan diikuti jajaran Bidang Pendataan dan Penagihan BPKPD sebagai bagian dari peningkatan kapasitas aparatur dalam mengelola PAD berbasis digital sekaligus mendukung implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Bimtek dibuka Kepala BPKPD Tana Toraja, Micha Lempang, didampingi Sekretaris BPKPD Naomi Lebang dan dihadiri Pimpinan PT Bank Sulselbar Cabang Makale, Helmi, SE.

Dalam kegiatan tersebut, narasumber dari Departemen Operasional Teknologi Informasi PT Bank Sulselbar memberikan materi sekaligus pendampingan teknis terkait implementasi dan pengoperasian aplikasi SIMPADA.

Micha Lempang menegaskan, penerapan SIMPADA menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk membangun sistem pengelolaan PAD yang lebih efektif, akurat, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, digitalisasi akan membantu mempercepat proses pendataan, penetapan hingga pembayaran pajak dan retribusi daerah.

“Digitalisasi ini diharapkan dapat mempercepat proses pengelolaan pendapatan daerah sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat melalui layanan yang semakin terintegrasi,” ujar Micha.

Sementara itu, Helmi menyampaikan komitmen Bank Sulselbar untuk terus mendukung transformasi digital di Tana Toraja melalui pengembangan SIMPADA, penguatan sistem pembayaran elektronik, serta kolaborasi berkelanjutan dengan pemerintah daerah.

Melalui Bimtek tersebut, aparatur diharapkan mampu mengoperasikan SIMPADA secara optimal sehingga efisiensi pengelolaan PAD meningkat dan pelaksanaan tugas Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) semakin efektif.