TORAJA–Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama berbagai elemen masyarakat menggelar Doa Lintas Agama di Plaza Kolam Makale, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang bersama untuk merespons sekaligus mengantisipasi berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Mengusung tema “Jaga Adat dan Budaya, Jaga Generasi, Jaga Toraja”, kegiatan tersebut melibatkan pimpinan lembaga, organisasi keagamaan, pemuda, hingga masyarakat umum.

Mereka diajak menyatukan sikap dan komitmen dalam menjaga harmoni sosial serta melestarikan nilai-nilai kearifan lokal Toraja.

Selain doa bersama, kegiatan juga diisi dengan pembacaan pernyataan sikap sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial saat ini.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya peran kolektif masyarakat dalam menjaga adat dan budaya agar tetap hidup di tengah arus perubahan zaman.

Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap gerakan lintas agama tersebut.

Menurutnya, kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan berbudaya.

“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi inisiatif FKUB dan seluruh elemen masyarakat. Ini adalah langkah nyata untuk memperkuat persatuan serta menjaga ketertiban dan keharmonisan di Tana Toraja,” ujar Zadrak.

Ia menambahkan, kegiatan seperti ini penting untuk memperkokoh nilai toleransi sekaligus menjadi benteng dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.

“Melalui kebersamaan lintas agama, kita meneguhkan komitmen menjaga generasi dan melestarikan adat serta budaya Toraja sebagai identitas yang tidak boleh luntur,” tambahnya.

Doa lintas agama kemudian dipanjatkan secara bergantian oleh perwakilan masing-masing agama, menjadi simbol persatuan dan harapan akan masa depan Tana Toraja yang lebih baik.

Pada hari yang sama, kegiatan serupa juga digelar di Lapangan Bakti Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, sebagai wujud sinergi lintas wilayah dalam menjaga kedamaian dan nilai budaya di Toraja.

Tags: , , ,