TORAJA–Jumlah pencari kerja di Kabupaten Tana Toraja pada tahun 2026 telah menembus angka 1.069 orang. Data tersebut akumulasi sejak Januari hingga April 2026.

Hingga saat ini, data tersebut masih bersifat umum dan belum dirinci berdasarkan tingkat pendidikan maupun jenis kelamin.

Staf Bidang Pelatihan dan Penempatan Kerja Disnaker Tana Toraja, Imanuel Y. Lande’, menyampaikan bahwa jumlah pencari kerja diperkirakan masih akan terus bertambah dalam beberapa bulan ke depan.

Hal ini seiring dengan selesainya proses wisuda di sejumlah perguruan tinggi di wilayah Toraja.

“Jumlah ini kemungkinan masih akan meningkat. Apalagi kampus-kampus baru saja selesai wisuda, sehingga akan ada tambahan pencari kerja baru. Tahun ini berpotensi lebih tinggi dari tahun sebelumnya, karena sampai April saja sudah mencapai 1.069 orang,” ujar Imanuel.

Sebagai perbandingan, pada tahun 2024 jumlah pencari kerja tercatat sebanyak 2.640 orang.

Dari jumlah tersebut, 517 orang telah memperoleh penempatan kerja, sementara 2.123 lainnya masih belum mendapatkan pekerjaan.

Sementara itu, pada tahun 2025 jumlah pencari kerja tercatat sebanyak 2.499 orang. Dari total tersebut, 481 orang telah terserap kerja, sedangkan 2.018 lainnya masih belum ditempatkan.

Imanuel menambahkan, sebagian besar pencari kerja asal Tana Toraja memilih bekerja di luar daerah. Sekitar 90 persen di antaranya menjadikan Morowali sebagai tujuan utama.

Selain itu, sejumlah pencari kerja lainnya memilih wilayah Halmahera, Kalimantan, dan Papua sebagai lokasi bekerja.

Tags: