TORAJA–Sebanyak 75 penerima manfaat di Kabupaten Tana Toraja mencairkan Bantuan Sosial Langsung dari Kementerian Sosial melalui Sentra Wirajaya Makassar, Selasa (12/11/2025). Pencairan dilakukan melalui Wesel Pos di Kantor Pos Makale.
Dari total penerima, 65 orang merupakan penyandang disabilitas dan 10 orang berasal dari kelompok rentan yang tersebar di berbagai kecamatan.
Setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan dengan nilai berbeda, kelompok disabilitas menerima Rp2,3 juta, sementara kelompok rentan memperoleh Rp1,9 juta. Masing-masing juga menerima uang transportasi sebesar Rp100 ribu.
Usai pencairan, para penerima manfaat langsung membelanjakan bantuan tersebut di sejumlah toko di Makale.
Proses belanja dilakukan dengan pendampingan dari Dinas Sosial Tana Toraja serta pemerintah lembang (desa) setempat.
“Dana bantuan memang wajib dibelanjakan. Barang yang dibeli difokuskan untuk kebutuhan pokok dan kebutuhan pribadi,” jelas Ardi, pegawai Dinas Sosial Tana Toraja.
Kepala Lembang Randan Batu, Parerungan, yang memantau warganya saat berbelanja, menilai mekanisme belanja langsung di toko jauh lebih efektif.
“Proses belanja langsung ini bagus karena dana bantuan langsung digunakan untuk kebutuhan pokok. Kalau diberikan tunai, bisa saja digunakan untuk hal lain,” ujarnya.
Ia juga berharap agar kuota penerima manfaat dapat ditingkatkan di tahun mendatang.
Salah satu penerima manfaat, Jefri dari Kelurahan Tiromanda, Kecamatan Makale Selatan, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut.
“Ini pertama kalinya saya menerima bantuan seperti ini. Terima kasih banyak, dan semoga ke depan teman-teman lain juga bisa mendapatkannya,” tutur Jefri.
Kepala Dinas Sosial Tana Toraja, drg Adriana Saleng, menyampaikan bahwa program ini sangat membantu kaum disabilitas dan lansia di daerahnya.
“Bantuan ini sangat berarti bagi mereka yang tidak berdaya secara ekonomi. Harapannya, dapat meringankan beban hidup dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.
