TORAJA–Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tana Toraja menggelar Leadership Training Course (LTC) yang dirangkaikan dengan diskusi publik bertema “Pemuda Toraja Bergerak Bersama Melawan Narkoba”. Kegiatan ini berlangsung di Jemaat Buisun Burake, Rabu (17/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen GMKI dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan generasi muda sekaligus merespons meningkatnya kekhawatiran terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda.
Ketua GMKI Cabang Tana Toraja menyampaikan, pelaksanaan LTC dan diskusi publik ini berangkat dari hasil kajian internal organisasi yang menyoroti tantangan krisis kepemimpinan di kalangan generasi muda saat ini.
“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi kami di Badan Pengurus Cabang GMKI Tana Toraja terkait krisis kepemimpinan. Kami melihat ada kebutuhan mendesak untuk membentuk karakter dan kapasitas pemimpin muda yang tangguh,” ujarnya.
Ia menambahkan, tema yang diangkat dalam diskusi publik tidak terlepas dari kegelisahan bersama atas kondisi sosial pemuda, khususnya terkait ancaman narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
“Ini lahir dari kegelisahan bersama. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi berlanjut dalam aksi nyata ke depan,” tambahnya.
Diskusi publik tersebut dihadiri berbagai elemen, mulai dari organisasi kepemudaan (OKP), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), organisasi masyarakat, komunitas pemuda, Organda, TP-PKK, hingga tamu undangan lainnya.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Tana Toraja, Dr. Erny Yetti Riman, yang hadir sebagai narasumber, mengapresiasi inisiatif GMKI dalam mengangkat isu strategis bagi masa depan generasi muda.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Masa depan bangsa ada di tangan generasi muda. Karena itu, penting bagi pemuda untuk membentengi diri dari pengaruh negatif, termasuk narkoba, serta aktif dalam kegiatan-kegiatan positif yang membangun,” ujar Erny Yetti Riman.
