TORAJA–Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi Tahun 2026 di Makale, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti peserta dari berbagai kalangan, mulai pustakawan, tenaga perpustakaan sekolah, perpustakaan umum, perpustakaan khusus, perguruan tinggi, hingga komunitas pegiat literasi di Tana Toraja.
Kepala DPK Tana Toraja, Edward Sakka Allorerung, mengatakan bimtek ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memahami, mengelola, dan memanfaatkan informasi secara tepat di tengah derasnya arus digital dan maraknya penyebaran hoaks.
“Peserta diharapkan mampu memperkuat literasi informasi sehingga lebih bijak dalam menyaring informasi yang beredar di ruang digital,” ujarnya dalam laporan kegiatan.
Edward menjelaskan, kegiatan tersebut dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Tahun 2026 dan dilaksanakan selama dua hari, 5 hingga 6 Mei 2026.
Bimtek menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Nasrullah, S.I.P., M.I.P dan Hery, S.I.P., M.I.P yang memberikan materi terkait penguatan literasi informasi di era teknologi digital.
Sementara itu, Bunda Literasi Tana Toraja, Dr. Erni Yetti Riman, mengajak seluruh peserta untuk terus menumbuhkan budaya literasi di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Menurutnya, literasi menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang kritis, cerdas, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg.
Dalam sambutannya, Zadrak menegaskan bahwa kemampuan literasi informasi kini menjadi kebutuhan mendasar di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital.
“Literasi informasi sangat penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar. Kemampuan memilah dan memahami informasi harus terus diperkuat,” kata Zadrak.
Ia berharap kegiatan tersebut memberi manfaat nyata bagi peserta dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.
