TORAJA–Theofilus Allorerung menyinggung hutang daerah warisan pemerintahan era Nicodemus Biringkanae-Victor Datuan Batara saat membawakan sambutan di puncak perayaan Hari Jadi Toraja ke 777 dan HUT Tana Toraja ke 67 di Plaza Kolam Makale, Senin (16/9/2024).

Bupati Tana Toraja itu bahkan meminta maaf kepada ribuan masyarakat yang hadir lantaran sejumlah program terpaksa ditunda akibat harus melunasi hutang daerah sebesar Rp 114 miliar.

“Sekalipun, kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat, terpaksa beberapa kegiatan kita tunda karena kita mendahuluhkan program kesehatan, disamping kita harus menangani dan menyelesaikan hutang warisan pemerintahan sebelumnya sebesar Rp 114 miliar,” ucap Bupati Theo.

Menurut Theo, selain hutang daerah, pemerintahan Theo-Zadrak telah dihadapkan dengan tantangan di awal-awal menjabat.

Salah satunya pandemi Covid-19 yang berlangsung selama beberapa tahun.

Meski begitu kata Theo, pemerintah daerah mampu menjawab tantangan tersebut. Bahkan Pemda Tana Toraja berhasil membuat program kesehatan bagi masyarakat tidak mampu dengan mengelontorokan anggaran sebesar Rp 35 miliar tiap tahun.

“Dalam keterpurukan Covid-19 kami menggelontorkan program kesehatan bagi warga tidak mampu sebesar Rp 35 miliar setiap tahun,” ungkapnya.

“Makanya seperti yang saya sampaikan tadi, kami mendahulukan program kesehatan yang terealisasi dengan baik,” sambungnya.

Di akhir sambutannya, Theo berharap di masa masa yang akan datang Tana Toraja semakin bangkit, dan bisa menghadapi segala tantangan, utamanya krisis pangan dan energi.(*)

Tom

Tags: , , , , ,