TORAJA–Gerakan Pramuka Tana Toraja didorong terus memperkuat perannya dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan. Pesan tersebut mengemuka dalam Apel Besar Hari Pramuka ke-65 di Lapangan Tana Toraja Masero (TTM) To’bo’ne, Selasa (18/8/2026).
Apel yang digelar Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Tana Toraja tersebut dipimpin Bupati Tana Toraja dr. Zadrak Tombeg. Kegiatan mengangkat tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”.
Dalam amanatnya, Zadrak yang juga Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Tana Toraja mengingatkan pentingnya mempersiapkan generasi muda dengan karakter dan integritas yang kuat. Ia menegaskan, pembangunan sumber daya manusia perlu tetap berpijak pada nilai luhur adat, budaya, dan agama.
Menurut Zadrak, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam menanamkan kedisiplinan, kepedulian, serta kemampuan bekerja sama. Generasi muda juga perlu dibiasakan untuk menghargai perbedaan, memahami kekurangan, dan saling melengkapi dalam kehidupan bermasyarakat.
“Marilah kita senantiasa bahu-membahu, saling melengkapi dalam membangun Indonesia, membangun Tana Toraja yang kita cintai bersama,” ujarnya.
Semangat membangun generasi muda yang berkarakter juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan kepemudaan yang mengedepankan identitas budaya Toraja. Salah satunya ditampilkan Paskibraka pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui formasi yang terinspirasi dari rumah adat Tongkonan.
Apel Besar tersebut dihadiri Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Tana Toraja Dr. Erni Yetti Riman, Ketua Harian Kwarcab yang juga Wakil Bupati Tana Toraja Erianto Laso’ Paundanan, Kapolres Tana Toraja AKBP Budi Hermawan, serta pengurus dan anggota Gerakan Pramuka.
Momentum Hari Pramuka ke-65 menjadi bagian dari upaya memperkuat peran organisasi kepanduan dalam mencetak generasi muda yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
