TORAJA–Hernita Salembok, warga Desa Bau Selatan, Kecamatan Bonggakaradeng, Tana Toraja terpaksa ditandu sejauh 5 kilometer demi mendapat layanan ambulance.

Wanita tersebut melahirkan, namun plasentanya tidak keluar.

Ia pun harus mendapat perawatan medis di Puskesmas yang berada di Kecamatan Bonggakaradeng.

Namun mobil belum bisa mengakses Desanya, Bau Selatan.

Sehingga, pasca melahirkan ia terpaksa ditandu oleh sejumlah warga menuju Desa tetangga, Bau.

“Mobil ambulance hanya bisa sampai di Bau, jadi ibu ini harus ditandu dari Bau Selatan sejauh 5 kilometer,” kata Kepala Desa Bau, Karman Loda, Selasa (13/6/2023).

Karman menjelaskan, Hernita melahirkan pada Senin (12/6/2023) dini hari.

Menjelang pagi, ia kemudian ditandu oleh sejumlah warga menuju Kantor Desa Bau.

Hernita ditandu menggunakan sarung yang dililitkan di dua potongan bambu.

Untuk sampai di Desa Bau, mereka berjalan kaki melalui jalan terjal mendaki.

“Syukur ibu itu sekarang sudah mendapat perawatan medis,” ucapnya.

Karman mengungkap, kejadian serupa bukan kali pertama terjadi.

Sebelumnya sudah ada beberapa warga sakit terpaksa ditandu akibat tak ada akses mobil.

“Iya sering (warga sakit ditandu) karena tidak ada akses untuk roda empat,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Desa Bau Selatan letaknya di dekat batas tiga kabupaten, Enrekang, Pinrang dan Tana Toraja.

Bisa dikatakan daerah ini cenderung terisolir akibat jalanan. Jalan di wilayah ini masih sangat memprihatinkan.

tompaseru

Tags: , ,