TORAJA–Pemerintah Kabupaten Tana Toraja menegaskan pentingnya pembangunan keluarga sebagai fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Penegasan tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Tana Toraja, Senin (29/6/2026).

Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menyebut bahwa upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045 harus dimulai dari penguatan institusi keluarga.

Menurutnya, keluarga yang harmonis, sehat, dan berkualitas menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi masa depan.

Peringatan Harganas tahun ini mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, yang menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak.

Namun, lebih dari itu, momentum Harganas juga menjadi pengingat bahwa pembangunan manusia tidak dapat dipisahkan dari peran keluarga.

“Kita tidak bisa berbicara tentang generasi unggul tanpa membangun keluarga yang kuat. Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak-anak, tempat mereka belajar tentang nilai, karakter, disiplin, dan kasih sayang. Karena itu, penguatan keluarga harus menjadi perhatian bersama,” kata Zadrak dalam amanatnya.

Ia menambahkan, tantangan sosial dan perkembangan zaman menuntut keluarga untuk semakin adaptif dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Kehadiran orang tua, baik ayah maupun ibu, dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Tana Toraja untuk memperkuat komunikasi, kepedulian, dan kebersamaan dalam lingkungan keluarga.

Menurutnya, investasi terbaik bagi masa depan daerah dan bangsa adalah menciptakan keluarga yang mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas.

Upacara peringatan Harganas ke-33 dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, serta aparatur sipil negara.

Kegiatan berlangsung khidmat dan menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga yang tangguh, harmonis, dan sejahtera.