TORAJA–Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, memberikan apresiasi kepada para petugas kebersihan yang sigap membersihkan Kota Makale usai perayaan malam pergantian Tahun Baru 2025–2026.
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul melonjaknya volume sampah yang ditinggalkan warga setelah perayaan tahun baru, khususnya di sejumlah titik keramaian kota.
Menurut Bupati Zadrak, para petugas kebersihan sudah mulai bekerja sejak dini hari, sekitar pukul 03.00 WITA, untuk memastikan Kota Makale kembali bersih dan nyaman.
Aktivitas pembersihan dilakukan saat sebagian besar masyarakat masih beristirahat.
“Ini adalah kerja yang tidak ringan. Mereka bekerja saat orang lain masih terlelap demi memastikan kota kita tetap bersih,” ujar Zadrak, Sabtu (3/1/2026).
Sejumlah kawasan publik menjadi prioritas penanganan, terutama Plasa Kolam Makale yang menjadi pusat perayaan dan dipadati ribuan warga.
Sisa kembang api, botol plastik, serta sampah rumah tangga menumpuk dan membutuhkan penanganan ekstra.
Guna memastikan pembersihan berjalan maksimal, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tana Toraja, Nirus Nikolas Sakke, turun langsung memantau proses di lapangan bersama jajarannya.
Kehadiran pimpinan dinilai memberi motivasi tersendiri bagi para petugas. Nirus mengakui volume sampah pascaperayaan cukup besar dan sempat membuat petugas kewalahan.
Namun, berkat kerja sama dan komitmen bersama, seluruh area terdampak berhasil dibersihkan dalam waktu singkat.
“Kami tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik, meski kondisi di lapangan cukup melelahkan,” katanya.
Bupati Zadrak berharap dedikasi dan semangat kerja para petugas kebersihan terus terjaga sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang bersih dan tertata, sejalan dengan visi Tana Toraja Masero.
