TORAJA–Salah satu kios tempat warga berjualan di agrowisata Pango-Pango, Kecamatan Makale Selatan, Tana Toraja dibongkar Satpol PP.

Pembongkaran kios ini diprotes oleh Benyamin Rante Allo, yang merupakan Ketua Lembaga Adat Toraja.

Ia mengatakan, pembongkaran itu tanpa sepengetahuan warga, atau tak ada pemberitahuan resmi dari Pemkab Tana Toraja.

“Yang punya kios atau lapak ini namanya pak Marten. Beliau lapor ke saya kiosnya tempat mencari nafkah di pango-pango dibongkar Pemkab, padahal sama sekali tidak ada pemberitahuan resmi,” kata Benyamin di Makale, Jumat (21/7/2023).

“Bagi kami ini adalah perbuatan yang terkutuk, tidak memanusiakan manusia, apalagi di tempat inilah (kios) warga mencari nafkah,” ujarnya.

Benyamin menjelaskan, jauh sebelum agrowisata Pango-Pango ada, kios warga sudah didirikan.

Dulu kata dia, kios itu merupakan pondok yang digunakan para petani kopi.

“Jadi warga ini takut protes, ya wajar apalagi berhadapan dengan pemerintah. Tapi sebelum ada obyek wisata ini, kios yang dibongkar ini dulunya adalah pondok tempat istirahat petani kopi, artinya lahan milik warga,” katanya.

“Kalau Pemkab semena-mena bongkar saya berani tantang, coba buktikan ada tidak dokumen kepemilikan dikawasan itu,” paparnya.

Selain itu kata dia, warga juga memprotes adanya patok diduga milik pihak Kehutanan yang dipasang di kebun kopi warga.

“Intinya kami minta klarifikasi baik Bupati atau Wakilnya, soal pembongkaran kios ini dan adanya patok berwarna putih di kebun kopi milik warga,” tandasnya.

Sementara, Kepala Satpol PP Tana Toraja, Anton Toding membenarkan telah melakukan pembongkaran sejumlah kios atau lapak jualan di Pango-Pango.

Ia menjelaskan para pedagang akan dipindahkan ketempat baru. Sehingga, kios yang lama dibongkar.

“Iya (dibongkar) karena Pemda sudah siapkan tempat untuk para penjual,” singkatnya saat dikonfirmasi terpisah.

Sementara, Kadis Pariwisata Tana Toraja, Adeheid Sosang mengatakan, terkait pembongkaran itu sebelumnya sudah disampaikan kepada para pedagang.

“Jauh sebelumnya memang sudah disampaikan bahwa akan dipindahkan semua penjual ketempat baru, dan akan dibongkar tempat yang lama untuk ditata supaya lebih baik,” papar Adelheid.

Tags: , , ,