Sekuel Filosofi Kopi The Movie (2015), yang berjudul Filosofi Kopi : Ben & Jody kini memasuki tahap produksi. Dilansir dari situs Rolling Stone Indonesia, film produksi Angga Dwimas Sasongko ini memilih Toraja sebagai salah satu tempat pengambilan gambar.

Filosofi Kopi : Ben & Jody direncanakan tayang pada Juli 2017. Di sekuel ini mereka pun memperkenalkan dua tokoh baru yang akan muncul, menemani Chicco Jerikho sebagai Ben dan Rio Dewanto sebagai Jody.

Nama pertama yang diumumkan adalah Luna Maya yang nantinya akan berperan sebagai karakter baru bernama Tarra dan Nadine Alexandra yang berperan sebagai Brie. Tarra adalah rekan baru Ben dan Jody dalam menjalankan Filosofi Kopi, sementara Brie adalah barista baru yang berasal dari Melbourne.

“Prosesnya lumayan panjang untuk mencari mana yang cocok. Karena karakter Tarra ini, karakter yang diciptakan oleh Arman (salah satu pemenang #NgeracikCerita) sementara Brie diciptakan oleh Frischa (pemenang lainnya), jadi ada dua pemenang.

Waktu kami berdiskusi, sosok seperti apa yang menarik untuk menjadi Brie dan Tarra, kami merasa perlu karakter-karakter yang punya keunikan tersendiri, secara fisik dan kemampuan akting. Dan kami merasa itu ada di Luna dan Nadine.

Di film yang kedua ini, karakter-karakternya dihidupkan lagi, ceritanya digulirkan di luar yang ada di cerita pendek. Bakal banyak surprise baru sih. Bagaimana sih kelanjutan hidup setiap karakter setelah cerita yang diciptakan Dewi Lestari dan bagaimana mereka ketemu karakter-karakter baru,” ungkap Angga Sasongko, sutradara Filosofi Kopi : Ben & Jody.

 

Selain jumlah karakter yang lebih banyak, lokasi pengambilan gambar di film kedua juga bertambah dari film sebelumnya. Mulai proses shooting sejak awal Januari ini, Filosofi Kopi : Ben & Jody akan mengambil lokasi di Jakarta, Bali, Yogyakarta, Makassar, dan terakhir di Toraja.

***

Dengan dipilih nya Toraja sebagai lokasi pengambilan gambar, kami berharap semoga branding Toraja dengan kopinya semakin “kental” dan “beraroma”, jika orang bercertia tentang kopi maka mereka akan mengingat Toraja sebagai surga nya kopi. Minat pada kopi Toraja semakin meningkat dan tentunya semakin menghidupi industri kopi di Toraja.

Selain itu kami meyakini bahwa film adalah media promosi pariwisata yang sangat efektif. Semoga setelah Filosofi Kopi para produser semakin tertarik untuk menggarap film di Bumi Lakipadada. Layaknya Belitung yang semakin “diperhitungkan” karena Laskar Pelangi nya dan puncak Mahameru yang semakin “meninggi” dengan 5 CM nya, besar harapan kami nama Toraja semakin menggaung di tangan para pelaku industri kreatif.

Salama’

Tags: , , , , , , , ,