INFOTORAJA.COM, TIKALA – Cuaca yang ekstrim merobohkan lumbung di Tongkonan Pa’patukuan, Kandeapi, Kelurahan Buntu Barana, Kecamatan Tikala, Toraja Utara, Senin (4/12/2017) kemarin sore.

Pantuan InfoToraja.Com, lumbung yang digunakan menyimpan padi ini masih terbilang baru dibangun.

“Betul kejadian kemarin sore, akibat angin kencang disertai hujan lebat, dan pemiliknya atas nama Ne’ Yanti, Pihak Kelurahan juga telah berkoordinasi dengan BPBD Toraja Utara,” ujar Lurah Buntu Barana, Yunus Bisa’, kepada InfoToraja.Com, via telepon, Selasa (5/11/2017) siang.

Dari keterangan pers Kepala BMKG Stasiun IV bandara Pongtiku, Agung Sudiono, cuaca extrem tersebut disebabkan oleh tebalnya awan cumulunimbus, dan berlangsung hingga bulan Januari 2018 mendatang.

“Awan cumulunimbus yang menjulang tinggi menyebabkan terjadinya down draft atau aliran udarah ke bawah yang menyebakan angin kencang disertai hujan lebat. dari arah timur kecepatan angin mencapai 35 km/jam,” ungkap Agung Sudiono.

Kejadian ini menimbulkan kerugian ratusan juta rupiah, bukan hanya itu, setelah kejadian ini masyarakat mulai resah akan terulangnya kejadian ini dikarenakan kondisi cuaca sekarang.

Lalu, bagaimana dengan pohon natal yang saat ini dibuat oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan setinggi 45 meter di lapangan bakti Rantepao, Toraja Utara, di saat cuaca kurang bersahabat?

 

Sumber : Cuaca Extrem Robohkan Lumbung Padi di Desa Kandeapi
Penulis : Joyfull (pelajar SMAN 1 Rantepao)
Editor : Yultin Rante

 

[mashshare]

Tags: , , , , , , , , ,