Ma’ Nene’ adalah sebuah ritual adat suku Toraja yang lebih dikenal masyarakat dunia dengan sebutan “mayat berjalan“. Ritual ini merupakan sebuah ritual di mana mayat yang sudah menjadi mumi yang berusia puluhan bahkan ratusan tahun yang kemudian dikeluarkan dari dalam liang kuburan atau patane (makam menyerupai rumah) untuk dibersihkan dan diganti pakainnya.

Ritual Ma’ Nene’ bukanlah ritual untuk menjalankan mayat, namun karena lebih viralnya pemberitaan “mayat berjalan” di Toraja dengan foto ritual Ma’ Nene’, maka banyak orang yang salah persepsi mengiria jika Ma’ nene’ adalah ritual menjalankan mayat.

Ritual ma’ nene’ biasanya dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Oktober.

Berikut jadwal Ma’ Nene’ yang dirangkum Info Toraja dari berbagai sumber :

  • Parandangan, Buntu Pepasan
    s/d 12 Agustus 2017
  • Baruppu’ Toraja Utara
    16 – 31 Agustus 2017
  • Objek Wisata Lo’ko’ Mata, Tonga Riu, Sesean Suloara’
    11 – 16 September 2017

    Ma' Nene'

    Ma’ Nene’ di Lo’ko’ Mata

Ritual Adat Ma’ Nene’ memakan waktu berhari-hari dikarenakan ada beberapa kegiatan yang dilakukan, seperti membersihkan area sekitar makam atau patane, menyiapkan baju dan kain balun yang baru serta untuk menjemur mayat yang dalam kondisi lembab.

Jika anda berencana ke Toraja untuk menyaksikan ritual Ma’ Nene’ dan membutuhkan jasa rental mobil atau paket wisata, silakan klik –> rental mobil toraja untuk informasi selengkapnya.

Tags: , ,